Dukung Digitalisasi Retribusi, Bank Kalsel Siapkan Infrastruktur Mesin EDC Pintar di Tanah Laut
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI- Pemimpin Cabang Bank Kalsel Pelaihari, Muhammad Hasan menegaskan kesiapan penuh pihaknya dalam mengawal program elektronifikasi transaksi keuangan daerah dengan menyediakan perangkat mesin Smart EDISI mulai Juli 2026.
Komitmen ini dipaparkan langsung dalam program edukasi bersama Bapenda Kabupaten Tanah Laut, Kamis (2/7/2026).
Penyediaan ekosistem teknologi ini merupakan bentuk sokongan perbankan untuk memastikan proses transisi mekanisme pembayaran retribusi dari sistem tunai ke transaksi elektronik berjalan aman, cepat, dan tanpa hambatan.
Bank Kalsel menilai modernisasi sistem pembayaran saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan mutlak yang tidak bisa dihindari seiring bergesernya pola transaksi harian masyarakat ke arah digital.
"Perubahan terhadap proses pembayaran itu adalah sebuah keharusan. Artinya kita tidak bisa mengelak dari perubahan atau perkembangan zaman. Kalau selama ini pembayaran-pembayaran retribusi itu dilakukan secara tunai, maka secara bertahap nanti akan dilakukan secara elektronik," jelas Muhammad Hasan.
Kronologi persiapan operasional akan diawali dengan pelaksanaan pelatihan teknis intensif bagi para petugas juru pungut retribusi di lapangan.
Hal ini bertujuan agar para petugas terbiasa mengoperasikan gawai Electronic Data Capture (EDC) pintar sehingga tidak mengganggu ritme pelayanan publik di pasar, terminal, dan objek wisata.
Guna memitigasi dampak gangguan jaringan atau kerusakan perangkat selama masa uji coba, Bank Kalsel juga telah menyiagakan tim teknis khusus dari Banjarmasin yang siap melakukan pemeliharaan (maintenance) secara berkala.
BACA JUGA: Pemkab Tanah Laut dan Bank Kalsel Subsidi Sembako di Pasar Pelaihari Tekan Inflasi
BACA JUGA: Suntikkan Dana Ratusan Miliar, Pemkab Tanah Laut Pertaruhkan Modal Besar di Bank Kalsel Demi UMKM
"Sehingga kendala di lapangan nanti, kebingungan, ataupun belum paham terhadap sistem yang berjalan, itu bisa diantisipasi, sehingga masyarakat bisa lebih mudah," terang Hasan, menambahkan manfaat dari pelatihan tersebut.
Bank Kalsel berkomitmen untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperluas literasi keuangan digital agar masyarakat dapat beradaptasi secara nyaman dengan sistem pembayaran nontunai yang baru.