Polda Jabar Akan Usut Penyebab Banjir Bandang di Garut

Selain itu, Kapolres Garut juga menambahkan banjir bandang ini terjadi dikarenakan oleh intensitas hujan yang tinggi sejak siang hingga sore yang mengakibatkan sungai di Kecamatan Karang Tengah meluap. Banjir bandang ini menerjang tiga Desa di Kecamatan Karang Tengah diantaranya Cintamanik, Cinta, dan Caringin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang ini, namun lima rumah terkena dampak akibat banjir dan empat akses jalan penghubung desa di Kecamatan Karang Tengah ini tidak bisa dilalui.

“Saat ini air banjir telah surut, warga dan petugas gabungan baik dari Polres Garut, TNI, maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, tim relawan, serta warga sekitar bergotong royong mengevakuasi material lumpur dan batu yang terbawa banjir bandang. Dengan adanya bencana banjir ini saya menghimbau kepada warga untuk selalu waspada mengantisipasi apabila terjadi banjir bandang susulan dan saya harapkan warga diingatkan untuk segera mengungsi jika air sungai meluap,” pungkas Kapolres Garut.

Untuk diketahui, pada peninjauan tersebut terlihat bahwa jembatan di Kp. Cileles Ds. Cinta dan Kp. Jungre Caringin Kec. Karangtengah hanya bisa dilalui oleh kendaraan R2 sedangkan untuk R4 belum bisa dikarenakan masih terdapat material Banjir Bandang. Sedangkan untuk Jembatan Bojongsari sampai dengan saat ini masih belum bisa dilewati oleh kendaraan baik kendaaraan R4 maupun R2 dikarenakan masih dipenuhi material Banjir Bandang. (edj)