Antisipasi Banjir dan Longsor Pekan II November BNPB Tekankan Kesiapsiagaan Daerah, Peta Potensi Pergerakan Tanah di Kalsel
Hal tersebut dapat ditinjau dari rencanan kontinjensi yang telah disusun oleh pemerintah daerah.
“Apabila diperlukan, pemerintah daerah dapat menetapkan status darurat bencana dan membentuk pos komando penanganan darurat bencana serta mengaktivasi rencana kontinjensi menjadi rencana operasi,” tambah Prasinta.
Potensi Banjir dan Longsor
Identifikasi BNPB berdasarkan inaRISK mencatat wilayah Indonesia rawan terhadap potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.
Populasi yang berpotensi terpapar bahaya tersebut mencapai 100,81 juta jiwa yang tersebar di seluruh Indonesia. Demikian juga, potensi bahaya tanah longsor yang teridentifikasi di 33 provinsi dengan potensi poluasi terpapar mencapai 14 juta jiwa.
Berdasarkan analisis dari kementerian dan lembaga terkait, beberapa wilayah berada pada potensi bencana banjir kategori sedang hingga tinggi di bulan November ini.
Wilayah provinsi dengan beberapa kabupaten yang berada pada potensi tinggi antara lain di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Papua Barat dan Papua.
Sementara itu, beberapa kabupaten dan kota di seluruh provinsi teridentifikasi memiliki potensi bahaya tanah longsor, seperti beberapa wilayah administrasi di Provinsi Sumatera Barat, yaitu Agam, Dharmasraya, Kepulauan Mentawai, Bukit Tinggi, Kota Padang, Padang Panjang, Pariaman, Sawah Lunto, Solok, Limapuluh Kota, Padang Pariaman, Pasaman, Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, Solok Selatan dan Tanah Datar.
Wilayah kabupaten dan kota pada potensi bahaya tanah longsor sedang hingga tinggi dapat dilihat pada tautan berikut ini
https://cutt.ly/Prakiraan_Potensi_Gerakan_Tanah_November_2021- .
Berdasrakan data tersebut, ada beberapa wilayah di Kalimantan Selatan berpotensi mengalami pergerakan tanah.
Wilayah yang potensi pergerakan tanahnya tinggi adalah, di Bajuin, Kabupaten Tanah Laut, di Aranio, Kabupaten Banjar, di Kabupaten HSS potensi terjadi Loksado, Padang Batung, dan Telaga Langsat, Piani (Kabupaten Tapin).

(edj)
Editor: Erna Djedi