Ucil tiba tepat lebih pukul 17.30 WIB.
Ucil mendaki bersama enam kawannya.
Napi enam kawan Ucil sudah lebih dulu berjalan dan posisi Ucil berada di paling belakang.

Ucil melihat di pos Samarantu
ada rumah besar seperti rumah jawa (joglo)
berdiri di sana.

Ucil hanya berpikiran rumah apa yang berdiri
di dalam hutan seperti ini. Ucil terus berjalan
hingga tiba tepat di sebelum dua pohon
besar yang seperti gerbang itu.

Ucil memperhatikan dua pohon itu sangat lama. Saat Ucil memperhatikan dua pohon itu secara seksama tiba-tiba kedua pohon itu
berubah menjadi gerbang seperti gapura
kerajaan zaman dahulu.

Di antara gerbang itu terpasang dua pagar
kayu disetiap sisinya dengan salah satu
pagarnya agak terbuka ke arah dalam.

Gerbang itu dikelilingi dengan kabut tebal
sehingga menghalangi penglihatan Ucil saat
hendak mencari ke empat kawannya. Disitu Ucil hanva berdiri terpaku melihat.

Ucil mengaku melihat sosok perempuan itu
menggantung menghadap ke arah pohon.

Setelah melihat itu Ucil kembali
mengarahkan pandangannya ke tanah
karena ketakutan.

Disitu Ucil hanya diam dan memilih bercerita
nanti saat sudah sampai di bawah.
Agak lama berjalan akhirnya Ucil dan
kawan-kawannya tiba di Pos 5 dan
bermalam disana.

Tanpa terjadi keanehan apa-apa akhirnya
Ucil dan semua kawannya tiba kembali di
basecamp pendakian gunung Slamet via
Bambangan.

"Ayo cil, udah ditunggu di depan lu kenapa sih" ucap Melati, pendaki lain.

Melati muncul, gerbang itu tiba-tiba
gerbang itu berubah ke sedia kala yakni dua
pohon besar yang menjulang tinggi. Melati
kembali keatas dan Ucil memberanikan diri
melintasi ke dua pohon itu

Saat Ucil melangkah di antara dua pohon
itu tiba-tiba kaki kanan Ucil tertahan disitu,
tubuh Ucul diam terpatung. Ucil hendak
memanggil Melati kembali tapi Ucil tidak
bisa bergerak seperti ada yang menekan
badan ucil diantara pohon itu

Hingga akhirnya Melati menoleh ke
belakang bingung dan melihat Ucil yang
hanya terpatung diantara dua pohon itu.
Melati kembali menghampiri Ucil

"Lu napa sih cil ? Tanya Melati dengan menarik tangan Ucil

Disitu Ucil mulai bisa menggerakkan
badannya lagi dan Ucil melangkah cepat
menghampiri kawan-kawannya di depan.