“Dikawasaan dekat Pemko ini, pengendara tersebut hampir menyerempet tukang parkir,” ucap Kasat Lantas.
Setelah itu, pengendara kembali memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi, mengarah ke jalan Lambung Mangkurat, hingga sampai ke lampu merah perempatan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, disitu pengendara mobil terebut, membelokkan mobilnya ke sebelah kanan, arah jembatan Merdeka, lalu terus ke jalam veteran.
“Di jalan Veteran ini, pengendara juga sempat menyenggol spion mobil lainnya, dari sini, pengendara tersebut sudah mulai dikejar oleh warga,” kata Kasat Lantas.
Pengendara mobil Avanza putih itu, masih tetap melajukan mobilnya, setelah melewati kawasan pertigaan Kuripan, pengendara tersebut kembali menyerempet sebuah kendaraan roda dua jenis KLX.
“Sehabis menyerempet motor KLX, pengendara masih melajukan mobilnya, hingga sampai dikawasan lampu merah jalan Gatot Subroto, mobil tersebut tertahan oleh sebuah truck yang ada didepannya, sehingga warga berhasil mengentikan mobil pengendara tersebut,” beber Kompol Gustaf.
Saat berhasil dihentikan, pengendara tersebut sempat ingin diamuk oleh warga, namun untungnya berhasil dicegah oleh anggota Polantas.
Kasat Lantas juga mengungkapkan, untuk pengendata tersebut, berinisial MAP (17) merupakan warga Landasan Ulin, yang mana saat mengendarai mobil tersebut, masih belum memiliki Surat Ijin Mengemudi (SIM).
“Untuk saat ini, kasus ini masih kita perdalam lagi, dan juga akan kita lalukan tes terhadap tubuh korban apakah ada bekas pengaruh miras atau obat-obatan,” ungkap Kasat Lantas.







