Komika Coki Pardede Gunakan Sabu Lewat Anal, Pakar: Rawan Tertular HIV dan Hepatitis

“Dia mulai aktif itu kurang lebih satu tahunan ke belakang. Dia kenal narkoba sudah dari kuliah, tapi dia berusaha berhenti, tapi enggak bisa. Dia maksimal berhenti lima bulan. Dia sampaikan ke saya, berhenti lima bulan, terus pingin lagi,” pungkasnya.

Masih dilansir laman Narkoba Metro, dikutip dari Healthline, cara ini juga dikenal dengan booty bumping, saat seseorang memakai narkoba seperti metamfetamin, heroin, hingga kokain melalui dubur.

Para pakar mengingatkan, praktik memakai narkoba dengan cara ini bisa menyebabkan iritasi atau rasa sakit.

Risiko lainnya yang mengintai bisa merobek jaringan internal anus. San Francisco AIDS Foundation and Tweaker, menyebut hal ini bisa disertai dengan pendarahan.

Akibatnya, ada risiko tertular infeksi, seperti HIV, hepatitis C, dan limfogranuloma venereum terkait klamidia.

Menggunakan sabu lewat dubur ini juga tidak terhindar dari risiko overdosis. Dalam beberapa kasus, membuat tubuh seseorang kewalahan, terlepas dari jenis narkoba yang digunakan.

Risikonya bisa merusak sistem saraf pusat, dan dapat memperlambat pernapasan hingga fatalnya sampai pada titik kematian. (edj)

Editor: Erna Djedi