"Kami akan turun lapangan ke lokasi pemotongan sapi kurban memeriksa organ dalam seperti hati yang berguna untuk mengetahui penyakit cacing hati. Jika ada cacing, hatinya jangan dikonsumsi, dagingnya boleh," bebernya.

Selain itu, pemeriksaan juga dilakukan di bagian paru-paru, jika ditemukan lendir dan diduga terserang penyakit TBC maka bagian parunya jangan dikonsumsi mencegah tertularnya penyakit organ dalam itu.

Selama penyakit sapi seperti Antraks tidak ditemukan pihaknya tetap menghimbau saat memasak daging kurban harus benar-benar matang agar penyakit yang mungkin diderita, sudah mati. (bju)

Editor : Hasby