Menurut Nuryadi, untuk wilayah zona kuning dan hijau ada sebanyak 46 Kelurahan, di mana PTM sudah dimulai sejak 12 Juli dengan protokol kesehatan ketat.
Untuk sekolah tingkat SD, Nuryadi menyatakan sudah melakukan pengawasan langsung ke sekolah-sekolah, bisa dinyatakan berjalan lancar.
Sebagaimana diketahui, jumlah SD negeri di ibu kota provinsi ini sebanyak 208 SDN, hanya 18 SD yang ditunda PTM tersebut.
Sementara itu untuk SD swasta jumlahnya sebanyak 48 SD, di mana hanya enam sekolah yang ditunda PTM.
Untuk PTM tingkat SD ini, kata Nuryadi, jumlah siswa per rombel hanya 18 orang, dengan waktu pembelajaran maksimal 3 jam perhari.
“Itu pun diselang, tidak setiap hari masuk, jadi sekolah mengaturnya,” ujarnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







