32 Desa di Barito Kuala Laksanakan Pilkades dengan Sistem E-Voting

Bupati didampingi Kapolres Batola, AKBP Lalu Mohammad Syahir Arif, Dandim 1005/ Marabahan Letkol Arm Ari Priyudono, Kajari Batola Diwakili Kasi Pidum, anggota DPRD Jurmiah dan Kadis PMD Mochammad Aziz menjelaskan, kendala yang terjadi umumnya terhadap warga yang lebih tua.

Sementara bagi kalangan generasi muda menurut dia, tidak mengalami permasalahan karena mereka sudah terbiasa menggunakan gadget.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel itu menambahkan, pilkades serentak yang digelar di gelombang pertama ini terdapat di 32 desa dari 163 desa yang dilaksanakan.

Sedangkan selebihnya, jelas dia, dilaksanakan di gelombang dua pada 25 Mei, gelombang tiga pada 29 Mei, dan gelombang empat pada 2 Juni 2021.

“Kami berharap semua desa yang melaksanakan pilkades berjalan lancar dan aman,” papar bupati perempuan pertama di Kalsel itu.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres beserta jajaran dan Dandim beserta jajaran yang telah membantu kelancaran pelaksanaan di lapangan terutama terkait penerapan protokol kesehatan (prokes).

Sementara itu, Instruktur Pilkades Evoting PT Intens (Inti Konten Indonesia) yang turut mendampingi pelaksanaan Dhiar Reonaldy menjelaskan, kendala yang terjadi umumnya hanya disebabkan kurangnya masyarakat memahami penerapan alat.

Dari empat tahapan pelaksanaan, papar dia, mulai tahap verifikasi pada Inti Smart Reader ke generator pengganti surat suara (Smartcard Vtoken) dilanjutkan ke tahap bilik evoting serta dimasukannya barcode ke kotak audit umumnya terjadi di tahap verifikasi dan sebagian di kotak audit.