Hal itu terjadi, terangnya, umumnya karena kurangnya penekanan saat meletakan sidik jari juga disebabkan terlalu cepatnya saat meletaknya. Akibatnya belum sempat alat membaca sidik jari sudah terangkat sehingga terjadi error.
Sebelumnya, Kadis PMD Batola Mochammad Aziz menerangkan, Pilkades yang digelar Sabtu (22/5), dilaksanakan di tiga kecamatan masing-masing 12 desa di Tabunganen, 14 desa di Tamban dan enam desa di Mekarsari. (ant)
Editor: Erna Djedi







