WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut secara resmi menyerahkan pendanaan kepada enam inovator lingkungan muda terbaik se-Kalimantan dalam penutupan kegiatan Green Camp Green Alpha Challenge Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Laut di Villa Arissa, Kecamatan Bajuin, Minggu (5/7/2026).

​Langkah nyata tersebut diambil sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pembentukan generasi penerus yang berdedikasi tinggi pada pelestarian alam serta mitigasi bencana lingkungan di wilayah Kalimantan.

Penyerahan dana bantuan program ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Tanah Laut, Ismail Fahmi, yang hadir mewakili Penjabat Bupati Tanah Laut, H. Rahmat Trianto.

​Dalam amanat tertulis Bupati yang dibacakan oleh Sekda, pemerintah daerah menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada segenap jajaran pengurus PMI Tanah Laut, panitia pelaksana, instansi mitra, serta seluruh peserta yang berpartisipasi.

Pengalaman intensif selama tiga hari diharapkan menjadi modal kuat bagi para relawan untuk melahirkan tindakan konkret di daerah asal.

​Bupati Tanah Laut menegaskan bahwa pendanaan tersebut merupakan sebuah tanggung jawab besar yang harus diimplementasikan secara riil di tengah masyarakat.

​"Kepada enam peserta terbaik yang terpilih, saya ucapkan selamat. Pendanaan yang diserahkan hari ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi amanah yang harus diwujudkan dalam aksi nyata, khususnya dalam mengurangi risiko banjir dan menjaga kelestarian lingkungan hidup," demikian pesan tertulis dari Bupati.

​Lebih lanjut, Sekda Ismail Fahmi turut memotivasi seluruh peserta untuk terus mengasah kapasitas diri demi menyongsong kepemimpinan di masa depan.

Kegiatan berbasis alam semacam ini dinilai sangat efektif dalam membangun integritas, kepedulian lingkungan, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang kuat pada generasi muda.

​Ketua PMI Kabupaten Tanah Laut, Syahrian Nurdin, menerangkan bahwa Green Alpha Challenge dirancang sebagai wadah kreatif bagi relawan PMI untuk menelurkan gagasan inovatif serta mengampanyekan pelestarian alam.

Keberhasilan ini menempatkan PMI Tanah Laut sebagai satu-satunya perwakilan tingkat kabupaten/kota di Indonesia yang meraih pendanaan internasional dari Uni Eropa.