Surya juga menjadi salah satu aktivis yang gigih dalam memperjuangkan kesejahteraan kaum tunarungu di Indonesia.

Ia pun menjadi salah satu penggerak organisasi GERKATIN (Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia).

Bersama rekan-rekannya, Surya juga membuka kelas bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) di beberapa kota di Indonesia.

3. Pemuda berprestasi

Surya beberapa kali jadi perwakilan Indonesia di kompetisi dan kongres tingkat dunia.

Pada Oktober 2013 lalu, ia mendapat peringkat ketiga dalam kompetisi Global IT for Youth with Disabilities di Bangkok, Thailand.

Ia juga pernah jadi pembicara di VII World Congress of The World Federation of The Deaf di Istanbul, Turki.

Pemuda 26 tahun ini pun pernah berkunjung ke markas NASA di Amerika Serikat sebagai delegasi tunarungu Indonesia.

Tak hanya itu, pada 2014 lalu, Surya pernah mendapat undangan dari Ratu Elizabeth II ke Inggris, untuk menghadiri The Event Celebrated Our Work Towards a World Where Every Person is Equally Valued.

4. Direkrut jadi Stafsus Presiden

Pada 2018 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merekrut Surya Sahetapy sebagai salah satu staf khusus (stafsus).

Namun, saat sudah diterima dan mendapat beasiswa sekolah di Amerika Serikat untuk pendidikan S2 dan S3, Presiden Jokowi pun meminta Surya untuk menyelesaikan pendidikannya terlebih dulu untuk kemudian bergabung dengan stafsus presiden.

View this post on Instagram
Berita Sebelumnya 100 Ribu Kendaraan Keluar Masuk Perbatasan Banjarmasin-Batola 
Berita Selanjutnya Siap-siap, 1.000 Orang Disasar pada Gebyar Jumat Vaksinasi Covid-19 Banjarmasin