Salah satu tim pakar, Shaduqi mengatakan, momentum Ramadhan ini bisa dimanfaatkan untuk mensosialisasikan lagi pentingnya protocol kesehatan di tempat-tempat ibadah dengan melibatkan orang terdekat seperti iman masjid setempat atau penceramahnya.
Sosialisasi vaksinasi juga perlu disampaikan, sehingga masyarakat tidak terpengaruh isu-isu yang menyesatkan.
“Masyarakat yang sudah vaksin perlu diberitahu bahwa mereka tidak sepenuhnya aman dari penularan covid-19,” jelas psikolog ini.
Tim pakar lain juga menyampaikan tanggapan mereka seputar penanganan covid-19, kedepan di Kalsel agar lebih efektif. Selain itu, mereka juga mengingatkan potensi penularan di masa bulan puasa ini dan lebaran nantinya, hingga perlu langkah-langkah antisipasi. (Advertorial)
Editor : Hasby







