Kata Paman Birin, orang mukmin yang suka membaca Alquran seperti buah manis dan harum. Sementara, bagi orang mukmin yang tidak suka membaca Alquran akan digambarkan seperti buah manis namun tidak harum.

“Kalau ada orang membaca Alquran dengarkan dan perhatikanlah dengan baik, supaya kita mendapat rahmat,’’ kata Mifta menirukan ‘papadah’ Paman Birin.

Setiap bulan Ramadhan, ia sering mengikuti Paman Birin mengunjungi masjid maupun mushalla secara diam-diam untuk ikut tadarusan Alquran. “Dalam setiap berbicang pun kepada saya atau teman-teman lainnya, Paman Birin sering membacakan ayat Alquran dan mengupas artinya,’’ tutur Miftah. (*)

Editor : Hasby