Tentunya, kata dia, aliran sungai di daerah itu harus juga segeranya dinormalisasi, dikeruk dan dibersihkan sampahnya.
“Jadi kita sangat mendukung langkah pemerintah kota yang membentuk Satgas normalisasi sungai ini, memang harus gerak cepat menanggulanginya agar tidak terjadi lagi banjir seperti kemarin,” paparnya.
Sebagaimana diketahui, Kota Banjarmasin mengalami musibah banjir besar pada 14 Januari 2021, hingga ditetapkan status tanggap darurat banjir dan air pasang yang baru dicabut awal Maret lalu.
Banjir terparah dialami Banjarmasin Timur dan Selatan, sebagian wilayah Banjarmasin Utara. Puluhan ribu warga terpaksa mengungsi, karena dampaknya dirasakan lebih 100 ribu jiwa. (ant)
Editor: Erna Djedi







