Turunan Curam Jembatan Bromo Disorot DPRD Kota Banjarmasin, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN– Kondisi turunan curam di Jembatan Bromo kembali menjadi perhatian.
Menyusul banyaknya laporan warga terkait kecelakaan yang kerap terjadi di kawasan tersebut, Komisi III DPRD Kota Banjarmasin turun langsung meninjau lokasi pada Kamis (7/5/2026).
Dalam inspeksi mendadak itu, para anggota dewan melihat sendiri tingkat kemiringan turunan jembatan yang dinilai cukup berbahaya bagi pengendara, terutama kendaraan roda dua, yang membuat warga Pulau Bromo pun mengaku resah karena insiden kecelakaan disebut sudah sering terjadi.
Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, M. Ridho Akbar mengatakan, pihaknya akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR dan pihak perencana proyek jembatan guna mencari solusi cepat atas persoalan tersebut.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan yakni berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Dinas Perhubungan untuk menambah rambu-rambu peringatan serta memasang pengaman sementara di area turunan jembatan.
BACA JUGA: Penyebab Utama Kebakaran di Banjarmasin, PLN Sebut karena Instalasi Listrik Sudah Tua
BACA JUGA: Seekor Buaya Diduga Muncul di Sungai Pangeran Banjarmasin
“Banyak laporan masyarakat soal kecelakaan di turunan Jembatan Bromo. Setelah kita lihat langsung, memang sangat curam dan berbahaya," ujar Ridho.
"Kami akan segera memanggil pihak terkait untuk mempertanyakan perencanaan jembatan ini sekaligus mencari langkah penanganannya,” lanjutnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Halim menyebut warga sudah lama mengeluhkan kondisi jalan tersebut.
Ia berharap pemerintah segera melakukan pembenahan agar tidak lagi memakan korban.
“Sudah sering terjadi kecelakaan di sini. Warga berharap ada tindakan nyata supaya lebih aman dilalui,” katanya.
Komisi III DPRD pun mendesak Pemerintah Kota Banjarmasin untuk segera memasang pengaman tambahan, seperti tumpukan ban pembatas dan rambu peringatan, guna meminimalisir risiko kecelakaan fatal di kawasan Jembatan Bromo. (wartabanjar.com/iqnatius)
Editor: Yayu