“Jadi dapat jatah 10 persen dari jumlah guru yang diajukan, kan 5.000 guru, jadi 500 yang dapat pada vaksinasi saat ini,” tutur Machli Riyadi.
Dikatakan dia, jumlah vaksin tambahan yang baru saja didapat untuk Banjarmasin sekitar 70 ribu dosis, di mana fokus untuk para lanjut usia yamg jumlah sasarannya lebih 50 ribu.
Fokus utama kedua adalah pelayanan publik seperti TNI-POLRI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jumlah sasarannya sekitar 60 ribu.
“Jadi semua dilakukan bertahap dengan melihat ketersediaan vaksin yang ada,” pungkasnya. (ant)
Editor: Erna Djedi







