Membahas lebih lanjut mengenai solusi komprehensif untuk menangani obesitas, Prof. Suastika mengingatkan bahwa diperlukan program-program dengan intervensi komunitas yang berskala besar dan melibatkan pemerintah, praktisi kesehatan, media, dan masyarakat.

"Fokus kita seharusnya adalah untuk menetapkan obesitas sebagai penyakit kronis yang serius dalam agenda kesehatan nasional dan meningkatkan edukasi gaya hidup sehat, termasuk di sekolah-sekolah," jelas dia.

Prof. Nurpudji menambahkan, mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat adalah kunci utama dari perawatan penderita obesitas.

"Modifikasi gaya hidup adalah dasar dari perawatan dan pencegahan penyakit kronis seperti obesitas. Seseorang dengan kondisi obesitas (IMT >25) harus segera mencari bantuan profesional untuk intervensi sesuai dengan kondisinya," kata Prof. Nurpudji.

"Obesitas dapat dicegah dengan pola makan sehat yang seimbang, berolahraga minimal 150 menit per minggu, dan memonitor IMT secara rutin," ujarnya menambahkan.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI juga telah mengembangkan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) di masyarakat untuk memberikan edukasi tentang kebiasaan hidup sehat yaitu "CERDIK".

"CERDIK" sendiri meliputi: Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik olah raga, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres.

Ada pula "Gerakan Masyarakat Hidup Sehat" (GERMAS) yang gencar dipromosikan oleh pemerintah demi masyarakat Indonesia yang lebih sehat. (ant)

Editor: Erna Djedi