Ditambahkannya, bahwa uang jaminan yang diserahkan kepada oknum tersebut bervariasi. Dirinya mengaku sebanyak 15 juta, akan tetapi dia mengatakan korban lainnya ada yang 20 juta dan di bawah 10 juta.

“Beda beda pak, ada yang 15 samapi 20 jutaan. Kami ingin uang kembali itu saja. Mudahan mediasi ini ada solusinya,” harapnya.

Sayangnya, dalam pertemuan mediasi itu, oknum ASN DLH yang memperkerjakan petugas kebersihan secara tdak resmi tersebut, tidak berhadir. (edj)

Editor: Erna Wati