WARTABANJAR.COM – Marco Bezzecchi dinilai membutuhkan waktu untuk beristirahat, setelah melalui rangkaian balapan yang sulit, hingga kehilangan posisi puncak klasemen MotoGP 2026.
Pernyataan itu disampaikan CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, yang menilai jeda musim panas datang pada waktu yang tepat bagi Bezzecchi.
Menurutnya, pembalap Italia itu mengalami periode yang berat dalam beberapa seri terakhir.
Gagal meraih poin pada tiga balapan hari Minggu secara beruntun, yang membuat peluangnya dalam perebutan gelar juara mengalami pukulan besar.
Di Brno, Bezzecchi menjadi sorotan setelah insiden memukul seorang marshal saat sprint race. Akibat kejadian tersebut, ia dijatuhi larangan tampil pada balapan utama sehari kemudian.
Seminggu berselang, di Assen nasib buruk kembali menghampirinya. Pembalap Aprilia itu terjatuh pada lap kedua, ketika berusaha mengejar posisi sehingga kembali kehilangan poin penting dalam perburuan gelar.
Sebelumnya, Bezzecchi juga mengalami akhir pekan yang mengecewakan di Grand Prix Hungaria, awal Juni 2026. Saat balapan dimulai, ia terlibat insiden dengan rekan setimnya, Jorge Martin, yang membuatnya gagal memperoleh hasil maksimal.
Baca Juga: Sirkuit Sepang Malaysia Teken Kontrak di MotoGP hingga 2031
Baca Juga: Cal Crutchlow Gantikan Johann Zarco di MotoGP Jerman 2026
Rivola mengakui, kecelakaan Bezzecchi di Assen merupakan kesalahan pembalap sendiri. Meski demikian, ia memahami tekanan yang sedang dihadapi Bezzecchi, dan berharap masa libur bisa membantunya bangkit.







