WARTABANJAR.COM - Menanggapi ketertarikan klub divisi tiga Liga Inggris Leyton Orient, bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott dikabarkann beleum mengambil keputusan soal tawaran itu.

Ia masih mempertimbangkan opsi lain, setelah dikabarkan bakal dilepas Ipsiwich Town dengan status pinjaman.

Sebelumnya, Elkan Baggott santer dikabarkan bakal kembali dipinjamkan oleh Ipswich Town. Kini muncul klub baru yang disebut tertarik menggunakan jasanya untuk menghadapi musim 2026-2027.

Kabar tersebut datang dari jurnalis Inggris yang kerap mengulas perkembangan Leyton Orient, John Harriott.

Dalam pembaruan yang ia unggah, nama Elkan Baggott masuk daftar pemain yang sedang dipertimbangkan untuk memperkuat lini belakang klub League One tersebut.

Harriott mengungkapkan bahwa Leyton Orient saat ini tengah bergerak aktif menyusun komposisi skuad. Selain menyelesaikan beberapa transfer pemain, klub juga mulai mengidentifikasi kebutuhan di sektor pertahanan.

"Elkan Baggott juga sedang dipertimbangkan sebagai bek tengah baru," ujar John Harriott.

Namun berdasarkan informasi terbaru dari sumber yang sama, Elkan Baggott belum mengambil keputusan.

Baca Juga: Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott Diminati Klub Kasta Ketiga Liga Inggris

Baca Juga: Gelandang Maroko Neil El Aynaoui Diburu 9 Klub Liga Inggris

Pemain itu masih mempertimbangkan beberapa opsi yang tersedia. "Elkan Baggott masih dibahas tapi sang pemain punya opsi lain," tulis John Harriott.

Saat ini Elkan Baggott masih berstatus sebagai pemain Ipswich Town. Meski begitu, peluang bek Timnas Indonesia tersebut untuk mendapatkan tempat reguler di tim utama, dinilai masih cukup sulit.

Ipswich akan menghadapi tantangan yang jauh lebih berat, setelah kembali tampil di Premier League. Ketatnya persaingan membuat manajemen diperkirakan kembali mengirim beberapa pemain muda ke klub lain dengan status pinjaman, agar memperoleh menit bermain yang lebih banyak, termasuk Baggott.

Sejumlah laporan dari media Inggris juga menyebut, Ipswich tidak menutup kemungkinan meminjamkan Baggott selama semusim.

Opsi tersebut dianggap paling ideal untuk membantu perkembangan sang bek, melalui kesempatan tampil secara konsisten di level kompetitif.