WARTABANJAR.COM, JAKARTA — Insiden mengejutkan mewarnai laga Serie A antara US Cremonese dan Inter Milan di Stadio Giovanni Zini, Minggu (1/2/2026). Seorang suporter yang nekat melempar flare ke arah kiper Cremonese sekaligus penggawa Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, dilaporkan kehilangan tiga jarinya setelah sebuah flare meledak di tangannya sendiri.
Pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Inter Milan 2–0 itu sempat terhenti sesaat setelah flare dilontarkan dari tribun pendukung Nerazzurri. Ledakan flare tersebut terjadi dekat dengan posisi Audero di kotak penalti dan membuat pertandingan berhenti sementara ketika ia terjatuh setelah terdorong oleh suara ledakan.
Audero Selamat dan Lanjutkan Pertandingan
Meski menjadi korban flare, Audero tidak mengalami cedera serius. Ia sempat terlihat kesakitan, mengalami luka bakar ringan di kaki dan telinga yang berdengung akibat ledakan, namun setelah mendapat pertolongan medis langsung di lapangan, ia memutuskan untuk melanjutkan pertandingan sampai akhir laga.
Dalam sebuah unggahan video, Emil Audero juga mengucapkan rasa terima kasih kepada para suporter yang memberi dukungan dan mengatakan bahwa keadaan bisa jauh lebih buruk jika ledakan flare langsung mengenai tubuhnya.
Pelaku Bukan Anggota Ultra







