Suporter Inter Milan yang Lempar Flare ke Emil Audero Kehilangan 3 Jari setelah Ledakan

Dilaporkan oleh media Italia bahwa pelaku pelempar flare bukan anggota kelompok ultras resmi Inter Milan, melainkan seorang individu yang bertindak sendiri. Setelah insiden tersebut, ia mencoba melempar flare lainnya yang kemudian meledak di tangannya hingga menyebabkan luka parah dan putusnya tiga jari.

Setelah kejadian itu, pelaku langsung dibawa ke rumah sakit dengan pengamanan polisi dan diperkirakan akan ditangkap serta diproses hukum setelah kondisinya stabil. Sementara itu, pihak otoritas sepak bola Italia juga tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus ini.

Kecaman dari Klub dan Otoritas

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, mengecam keras aksi berbahaya tersebut, menyebutnya sebagai tindakan konyol dan bertentangan dengan nilai olahraga. Marotta juga menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Cremonese dan Emil Audero atas insiden tersebut.

Reaksi serupa juga mengalir dari pemain serta staf Inter yang menunjukkan keprihatinan mereka terhadap tindakan suporter tersebut. (Wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Andi Akbar