WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima audiensi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Tahun 2026, Selasa (5/5/2026) di ruang rapat Komisi IV Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarmasin.
Pertemuan yang dikemas dalam acara silaturahmi dan temu kenal ini diawali dengan masing-masing memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan berbagai program kegiatan BEM ULM pada tahun 2026.
Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifa bersama anggota lainnya sangat mengapresiasi kedatangan puluhan mahasiswa dan mahasiswi yang tergabung dalam Kabinet Zia Nirantara tersebut.
“Mereka menyampaikan policy brief terkait masalah di bidang pendidikan dan juga bidang sosial. Tentunya hal ini menjadi sesuatu yang baik, menarik, bermanfaat dan juga masukan bagi kami di Komisi IV. Karena mereka banyak menerima juga dan melaporkan kondisi-kondisi real di lapangan terkait pendidikan dan sosial”, ujar Jihan.
Terkait tingginya angka anak putus sekolah (APS) dan anak tidak sekolah (ATS) yang jadi sorotan BEM ULM, menurut Srikandi Partai Gerindra ini, kasus ATS dan APS di Kalsel berbeda dengan daerah lain.
Bukan karena mereka tidak sekolah, namun kebanyakan mereka masuk ke pondok-pondok pesantren tapi tidak didaftarkan dalam EMIS (Education Management Information System) dari Kementerian Agama RI.
BACA JUGA: Gelar RDPU, DPRD Kalsel Bahas Sengketa Lahan Hingga Meratus dengan Warga Sidomulyo dan Mahasiswa







