Nasib Barito Putera Usai Gagal Promosi Kena 4 Sanksi dari Komdis PSSI, Cek Perinciannya

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Barito Putera gagal mewujudkan targetnya, promosi ke Liga 1 Super League.

Di klasemen Grup Timur Liga 2 Championship, Barito Putera hanya berada di posisi ketiga dari 10 tim dengan 53 poin.

Peringkat Barito Putera hanya satu tingkat di bawah zona promosi ke Liga 1 Super League yang ditempati PSS Sleman dan Persipura dengan raihan sama: 56 poin.

Baca Juga Dewa United Bakal Menang WO, PSBS Biak Ancam Mogok di Liga 1 Super League

Sebagai juara grup, PSS Sleman langsung mendapat tiket promosi meski masih harus menjalani laga perebutan juara Liga 2 Championship melawan Garudayaksa, Sabtu (9/5/2026).

Sementara Persipura akan menjalani laga playoff memperebutkan satu tiket promosi melawan Adhyaksa FC, Jumat (8/5/2026).

Tragisnya seusai kegagalan mendapatkan tiket promosi, Laskar Antasari (julukan Barito Putera) juga dijatuhi sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Bahkan ada sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI untuk pemain Barito Putera.

Penjatuhan sanksi untuk manajemen dan pemaibn Barito Putera itu diumumkan Komdis PSSI pada Selasa (5/5/2026) di laman pssi.org.

Berdasar pantauan Wartabanjar.com, Kamis (7/5/2026), Komdis PSSI menyatakan ada 4 pelanggaran yang telah dilakukan Barito Putera.

Pelanggaran itu terjadi dari level junior hingga senior, serta ulah penonton (suporter).

Adapun total sanksi yang dijatuhkan akibat pelanggaran itu adalah denda Rp 65 juta dan larangan bermain bagi pemain.

Perinciannya:

  1. Pelanggaran oleh pemain muda Krisna Vincencius Christopan Suila dalam ajang EPA Championship U19 pada 4 April 2026, saat laga Barito
    putera U19 vs Bekasi City U19.

Krisna disebutkan melakukan pelanggaran berupa menghalangi pemain lawan mencetak gol sehingga diganjar kartu merah.