Ombudsman RI Beberkan Sejumlah Alasan Kualitas Beras SPHP Bulog Kerap Dikeluhkan Masyarakat

WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Kualitas beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) yang dikelola Perum Bulog disebut sering dikeluhkan konsumen.

Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika, keluhan tersebut dikarenakan kadar air beras SPHP dinilai kurang bagus.

Alasan lainnya, yaitu dari penampakannya dan baunya.

Ia mengatakan dalam konferensi pers Menjamin Hak Publik atas Beras Berkualitas dan Terjangkau di kantor Ombudsman, Jakarta, Rabu (3/9/2025), pemerintah sebenarnya sudah mengumumkan bahwa beras SPHP yang kualitasnya buruk bisa dikembalikan.

“Namun, Ombudsman menilai mekanisme pengembalian beras SPHP cenderung rumit bagi konsumen,” katanya, dikutip Kamis (4/9/2025) dari berbagai sumber.

Selain itu, Ombudsman juga mengkritik penyaluran beras SPHP yang tidak masif.

Realisasi penyaluran SPHP saat ini baru sebanyak 302 ribu ton atau 20 persen dari target sebesar 1,5 juta ton tahun ini.