Ombudsman RI Beberkan Sejumlah Alasan Kualitas Beras SPHP Bulog Kerap Dikeluhkan Masyarakat

BACA JUGA: Tim SAR Bergerak ke Lokasi Penemuan Puing Helikopter Hilang di Mantewe, Evakuasi Jenazah Diarahkan ke Banjarmasin

Ia merinci, realisasi SPHP dari Januari sampai 7 Februari 2025 sebanyak 180 ribu ton, sedangkan realisasi dari 8 Juli 2025 hingga 1 September 2025 sebanyak 122 ribu ton.

Ini berarti, rata-rata penyaluran SPHP hanya 2.392 ton per hari pada periode tersebut.

Dengan kata lain, imbuhnya, kemampuan mengguyur pasar baru mencapai 2,75 persen dari kebutuhan harian sekitar 86.700 ton.

“Kebutuhan konsumsi kita sekitar 26 juta ton per bulan. Kalau 26 juta ton dibagi 30 hari jatuhnya sekitar 86.700 ton. Jadi, kemampuan program pemerintah selama ini dalam mengguyur pasar baru 2,75 persen. Nah, dampaknya ya harga (beras) masih tinggi,” katanya lagi. (wartabanjar.com/berbagai sumber)

Editor: Yayu