WARTABANJAR.COM, TASIKMALAYA – Suasana memanas di Kabupaten Tasikmalaya saat ratusan warga dari berbagai elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dakwah Islam, Kecamatan Singaparna, Rabu (23/4/2025). Aksi ini bertepatan dengan pelaksanaan Rapat Pleno Rekapitulasi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.
Usut Politik Uang dan Kriminalisasi Ulama
Di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian, massa menyuarakan kekecewaan terhadap dugaan kecurangan dalam pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Mereka menuding adanya praktik politik uang, dengan pembagian uang kepada pemilih senilai Rp50 ribu hingga Rp100 ribu.
Selain itu, demonstran menolak keterlibatan pemodal besar dalam proses demokrasi yang dinilai mencederai keadilan dan kejujuran. Mereka juga menuding sistem penghitungan suara sarat kejanggalan dan tidak transparan.
Tak hanya memprotes PSU, para demonstran juga menuntut keadilan atas dugaan kriminalisasi terhadap ulama di Kabupaten Tasikmalaya.
BACA JUGA:HEBOH! Ular Sawa Jumbo Nongkrong di Dapur Warga di Ratu Zaleha Banjarmasin, Terekam Video Warga
Pleno Rekapitulasi Suara Berlangsung Alot







