“Kami mengimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai. Karena sampah inilah penyebab terjadinya banjir, terjadinya pendangkalan sungai, terjadinya penyempitan sungai, sehingga pada saat musim hujan, pada saat debit sungai yang banyak, hingga akan menyebabkan kejadian banjir,” pesannya.

Pajaruddin berharap kegiatan pembersihan sungai tidak hanya dilakukan di kawasan Barabai, tetapi juga berlanjut ke wilayah lain, termasuk kawasan Bungur dan Solah.

Pernyataan tersebut disampaikan Pajaruddin saat kegiatan aksi bersih-bersih Sungai Barabai dan sekitarnya yang digelar Pemkab HST bersama TP PKK HST, DPD KNPI HST, instansi pemerintah, serta relawan.

Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Siring Juwita Barabai, Jumat (6/11/2026), tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Pemuda Menyala sekaligus memperingati World Cleanup Day 2026. (wartabanjar.com/*)