Dugaan korban mengalami gangguan kesehatan juga diperkuat keterangan sahabat dekatnya, Putri Noor Juliadita. Menurut keterangan saksi, semasa hidup korban kerap mengeluhkan rasa sakit pada bagian dada dan ulu hati.

Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan visum luar sementara oleh dokter RSI Sultan Agung Banjarbaru, ditemukan darah yang keluar dari mulut korban bercampur cairan berwarna kuning yang diduga berasal dari sisa makanan.

Dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban. Adapun perkiraan waktu kematian sekitar delapan jam sebelum korban ditemukan.

Pihak kepolisian menyampaikan, keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dan membuat surat penolakan autopsi.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke kampung halamannya di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, untuk disemayamkan dan dimakamkan. (Wartabanjar.com)