WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Penemuan jasad seorang perempuan muda yang berprofesi sebagai apoteker menggegerkan warga Jalan Manggis, Kelurahan Syamsuddin Noor, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (2/11/2026) siang.

Korban ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakannya.

Berdasarkan pemeriksaan awal kepolisian dan visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat masalah kesehatan.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi membenarkan penemuan jenazah tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan fisik awal di lokasi kejadian maupun visum luar oleh pihak medis, kami tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Ipda Kardi Gunadi saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).

Baca Juga 4 Toko Terbakar di Pasar Lima Banjarmasin, Empat Ton Bawang Hangus

Baca Juga VIDEO - Pasar Bawang Banjarmasin Terbakar, 4 Ton Bawang Merah Hangus

Ia menjelaskan, polisi bersama tim identifikasi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Di antaranya satu unit telepon genggam iPhone 11 Pro serta sejumlah obat-obatan yang diduga berkaitan dengan keluhan kesehatan korban, seperti maag, asam lambung, sakit kepala, hingga antibiotik Cefadroxil 500 mg.

Peristiwa tersebut terungkap sekitar pukul 14.27 Wita.

Awalnya, rekan kerja korban, Muhammad Hepriatna, mendatangi kontrakan karena korban tidak dapat dihubungi saat memasuki jam kerja dan pergantian sif.

Di lokasi, saksi bertemu dengan pemilik kontrakan, Moch. Solehuddin.

Keduanya kemudian berupaya memanggil korban, tetapi tidak mendapat jawaban. Karena pintu terkunci dari dalam, mereka akhirnya membuka paksa kaca jendela depan untuk masuk.

Saat berada di dalam kontrakan, keduanya mendapati korban sudah tergeletak di lantai dekat pintu kamar dengan posisi miring ke kiri. Mereka juga melihat ceceran darah di lantai dekat kepala korban.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek Liang Anggang.

Petugas identifikasi Polres Banjarbaru yang tiba di lokasi langsung melakukan sterilisasi TKP, dokumentasi, serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.