“Ketika muncul gejala yang mengarah pada stroke, masyarakat harus segera membawa pasien ke rumah sakit. Jangan menunggu gejala membaik sendiri karena keterlambatan penanganan dapat memengaruhi kondisi dan peluang pemulihan pasien,” pesannya.

Pagan menjelaskan, sejumlah rumah sakit di Kalimantan Selatan telah memiliki dokter spesialis saraf dan fasilitas pemeriksaan seperti CT scan untuk membantu menentukan jenis stroke dan penanganan yang sesuai.

Ketersediaan obat untuk mengatasi sumbatan serta fasilitas intervensi pembuluh darah juga menjadi bagian penting dalam pengembangan layanan stroke.

Edukasi mengenai stroke tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan World Stroke Day (WSD) 2026 yang digelar IDI Cabang HST bersama PERDOSNI Cabang Banjarmasin. Kegiatan ini sekaligus dirangkai dengan peringatan HUT ke-76 IDI.

Masyarakat mendapat kesempatan mengikuti sejumlah layanan kesehatan, mulai dari senam bersama, pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol, konsultasi dengan dokter spesialis saraf, hingga donor darah.

Ketua IDI Cabang HST, dr. Imam, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut melampaui perkiraan awal panitia.

“Kami awalnya merencanakan kegiatan di Lapangan Dwi Warna, tetapi karena kondisi kabut asap, kegiatan dipindahkan ke dalam ruangan. Kami bersyukur antusiasme masyarakat ternyata cukup tinggi, bahkan melebihi perkiraan awal,” ungkapnya.

Perubahan lokasi itu dilakukan karena kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski demikian, kegiatan tetap dilaksanakan untuk memberikan edukasi dan layanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat.

Pagan menambahkan, peringatan Hari Stroke Sedunia merupakan agenda tahunan PERDOSNI yang pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran di sejumlah kabupaten di Kalimantan Selatan. Tahun ini, HST menjadi tuan rumah kegiatan tersebut.

Untuk memperluas jangkauan edukasi, PERDOSNI Cabang Banjarmasin juga melakukan sosialisasi melalui siaran kesehatan saraf rutin di RRI Banjarmasin serta media sosial organisasi dan Program Studi Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.

Selain kegiatan untuk masyarakat, peringatan WSD 2026 juga dirangkai dengan simposium ilmiah bertema Managing Stroke and Pain in Modern Era di Aula RSUD H Damanhuri Barabai, Minggu (18/10/2026).