“Kita ada nota kesepahaman bersama pendidikan-pendidikan nonformal dan formal di Kota Banjarbaru, yang nanti kita jaring para peserta MTQ dari sana, dari bibit-bibit mereka yang tadi sudah kita bersama-sama menandatangani nota kesepahaman,” ujar Hendri.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banjarbaru, Mukhlis Ridhani, turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan tersebut. 

Ia menilai sinergi antara pemerintah, LPTQ, dan lembaga pendidikan penting untuk mengoptimalkan potensi peserta, sekaligus memperkuat pembinaan secara berkelanjutan.

Melalui MTQ ke-21 ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap lahir peserta-peserta berkualitas yang mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Alquran dalam kehidupan sehari-hari. (Wartabanjar.com)