Pavesio menyebut, Martin juga memiliki perasaan istimewa terhadap Yamaha, sesuatu yang dicari tim dalam menentukan pebalap untuk proyek mereka.

Sementara itu, perekrutan Ai Ogura memiliki alasan berbeda. Yamaha melihat kesempatan untuk merekrut salah satu pebalap Jepang tercepat dari generasinya, sekaligus membawa talenta lokal ke dalam proyek MotoGP mereka. 

Pavesio menilai, kesempatan tersebut istimewa bagi pabrikan Jepang. Menurut dia, Ogura memiliki posisi penting, karena dinilai sebagai pebalap Jepang dengan kecepatan menonjol dalam rentang 15 hingga 20 tahun terakhir.

“Untuk Ai, menurut saya, ini adalah kecocokan istimewa yang bisa kami dapatkan. Sebagai pabrikan Jepang, kami mendapat kesempatan merekrut pebalap Jepang tercepat dari generasinya, mungkin dalam 15 hingga 20 tahun terakhir. Kesempatan ini tentu kami sambut dengan gembira,” ucap Pavesio. 

Dengan merekrut Martin dan Ogura, Yamaha menggabungkan dua kepentingan dalam menghadapi MotoGP 2027. 

Martin dipilih untuk memperkuat ambisi kembali meraih kemenangan, sedangkan Ogura menjadi kesempatan bagi Yamaha untuk bekerja sama dengan talenta Jepang, yang dinilai istimewa oleh manajemen tim. (Wartabanjar.com)