Marc Marquez Tetap Senang Finis Keenam di MotoGP Indonesia 2026
“Penurunan grip ban belakang sangat besar. Ban depan terasa sempurna,” kata Marquez.
Ia juga menjelaskan pendekatannya saat melewati Tikungan 10, salah satu titik pengereman keras di Sirkuit Mandalika.
Marquez mengaku sengaja tidak memaksakan pengereman terlambat, karena menilai risikonya lebih besar daripada potensi keuntungan.
Menurutnya, sejumlah pembalap berpeluang menyalipnya pada fase akhir balapan. Karena itu, ia memilih menjaga posisi dan menghindari manuver berisiko yang berpotensi menggagalkan hasil yang sudah diperoleh.
“Saya sedikit mengalah di Tikungan 10, tetapi itu memang strategi saya. Tidak mengambil risiko, karena dengan 12 lap tersisa, saya merasa Pedro Acosta dan Ai Ogura akan menyalip saya. Bahkan Fabio Di Giannantonio mungkin juga bisa melakukannya,” tuturnya.
Marquez mengakhiri balapan dengan selisih lebih dari 10 detik dari Bezzecchi yang keluar sebagai pemenang.
Ia mengakui kecepatan yang dimilikinya belum cukup untuk menantang para pembalap di barisan depan selama jarak balapan penuh.
Pembalap asal Spanyol itu mengatakan, dirinya sempat mampu menjaga kecepatan yang relatif sebanding dengan Jorge Martin dalam beberapa putaran.
Namun, ia tidak dapat mempertahankan performa tersebut sepanjang 27 lap, berbeda dengan kemampuannya saat sprint race.
“Saya sempat mendorong beberapa lap dan merasa mampu menjaga kecepatan yang kurang lebih sama dengan Martin. Namun, itu hanya untuk sekitar 10 lap, seperti saat sprint kemarin, bukan untuk 27 lap,” kata Marquez.
Ia menilai masih perlu mengubah gaya membalap dan beradaptasi dengan sejumlah kondisi, agar dapat bersaing secara konsisten dalam perebutan gelar juara dunia.
Marquez juga mengakui, pembalap lain tampil lebih cepat pada balapan utama di Mandalika. Baginya, menerima kondisi tersebut menjadi bagian penting dari upaya mempertahankan peluang juara.
“Pembalap lain lebih cepat daripada saya. Namun, terkadang Anda harus menerima hal itu. Itulah yang harus saya lakukan jika ingin bersaing memperebutkan gelar juara,” ujarnya. (Wartabanjar.com)