Jejak Penyakit di Balik Wafat Pangeran Antasari, dari Cacar hingga Perjuangan di Medan Perang
Ukuran Huruf:
Mursalin menganalisa, makam asli Pangeran Antasari berada di kawasan Sampirang atau Bayan Begok, sekitar Puruk Cahu.
”Tulang belulang sidin kemudian diangkat dan dipindahkan ke kawasan Makam Malkon Temon di Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara sampai sekarang,” tuturnya.
Mursalin menyebut pengangkatan tulang belulang tersebut berlangsung pada 11 November 1958, dari Puruk Cahu menuju Banjarmasin.
”Catatan ini menjadi bagian dari perjalanan sejarah Pangeran Antasari, tokoh yang hingga kini dikenang masyarakat Banua atas perjuangannya melawan kolonialisme Belanda,” tutupnya. (wartabanjar.com)