Karena itu, penanganan karhutla di kawasan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga perlindungan habitat satwa.

"Kawasan ini sangat berharga. Ada habitat satwa yang harus kita lindungi," ujarnya.

Pemkab Kobar, lanjutnya, telah beberapa kali menyampaikan permintaan bantuan kepada pemerintah pusat melalui BNPB.

Namun hingga Sabtu (19/9), bantuan helikopter tersebut belum diterima Pemkab Kobar.

Nurhidayah menilai kondisi penerbangan di Bandara Lanud Iskandar yang masih normal tidak dapat menjadi satu-satunya indikator bahwa penanganan karhutla di Kobar tidak membutuhkan bantuan tambahan. (wartabanjar.com)