Heli Evakuasi Empat Jenazah Korban Kapal Virgo ke Lanud Sjamsudin Noor, Pencarian 24 Jam
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU - Empat jenazah korban Kapal Virgo Transport 8 dievakuasi melalui jalur udara dan tiba di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa (15/9/2026) siang.
Keempat jenazah sebelumnya dievakuasi oleh tugboat kemudian dibawa ke darat menggunakan helikopter.
Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii mengatakan proses evakuasi udara tersebut melibatkan dua helikopter.
“Yang pertama pada Senin pagi oleh heli Basarnas, dan yang ada di belakang kita adalah helikopter milik Polri,” ujarnya.
Syafii pun menyampaikan operasi SAR terus berlangsung dan kini memasuki hari ketiga sejak kapal terbalik pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Baca juga: Pengemudi Ojek Online Tabalong Dibekali Pengetahuan Karhutla dan Diajak Jadi Mitra BPBD
Baca juga: Akademisi ULM Dukung Pengurangan Operasional PLTA Riam Kanan, Cadangan Air Waduk Lebih Utama
Syafii menjelaskan, operasi tahap awal berlangsung selama tujuh hari dan dilaksanakan secara terus-menerus selama 24 jam.
“Untuk operasi Udara hanya unsur-unsur tertentu karena keterbatasan seperti pesawat. Operasi kami hentikan di pukul 17.00 Wita,” jelasnya.
Sementara untuk unsur laut, Basarnas mengandalkan bantuan kapal-kapal yang melintas di sekitar sektor pencarian.
Syafii mengatakan, informasi mengenai operasi tersebut disebarkan secara rutin kepada kapal yang melintas agar dapat membantu pencarian sesuai sektor yang telah ditentukan.
“Traffic yang ada kami broadcast secara rutin untuk bisa membantu kita di sektor-sektor yang sudah dideclare oleh SAR Map yang dideclare oleh Basarnas Command Center,” ungkapnya.
Terkait kemungkinan perpanjangan operasi setelah tujuh hari, Syafii mengatakan keputusan tersebut belum ditetapkan.
Menurutnya, evaluasi akan dilakukan bersama seluruh tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi, termasuk kementerian dan lembaga serta unsur TNI dan Polri.
“Operasi akan diperpanjang itu ditentukan oleh hasil evaluasi yang melibatkan seluruh tim SAR gabungan, baik itu dari kementerian/lembaga khususnya di dalamnya ada teman-teman Kepolisian dan juga TNI,” tuturnya.
Dalam operasi hari ketiga, lebih dari 600 personel terlibat dalam pencarian dan pertolongan.