60 Persen APBD Banjar Lewat Pengadaan, Kompetensi ASN Terus Diperkuat
“Perbanyak porsi simulasi dan bedah kasus serta ajak peserta membedah langsung sistem SIRUP, SPSE, hingga E-Katalog, supaya begitu mereka kembali ke kantor, mereka sudah siap kerja, bukan baru siap belajar,” harapnya.
Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten Banjar Nasrullah Shadiq mengatakan pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga yang memiliki sertifikasi pengadaan di lingkungan Pemkab Banjar.
Menurutnya, masih terdapat ASN, khususnya pada jenjang eselon III dan IV, yang belum memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa.
“Ini adalah level 1 bagi mereka yang belum pernah sama sekali mengikuti pelatihan, dan setelah ini ada level lanjutan,” jelas Nasrullah.
Salah satu peserta, Noor Syawli Syahri yang juga menjabat Kabid IKP DKISP Banjar, menilai model pembelajaran yang diterapkan memberikan ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kompetensi.
“Sertifikasi kelulusan yang diperoleh juga menjadi modal penting untuk meningkatkan profesionalisme dan menunjang pelaksanaan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banjar,” tuntasnya. (wartabanjar.com/*)