127 Tim Serbu Box Arena Banjarbaru, 578 Pebasket Adu Gengsi di 3x3 Basketball Competition 2026
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Box Arena Banjarbaru bergemuruh. Sebanyak 127 tim dengan total 578 peserta, turun ke lapangan dalam ajang 3x3 Basketball Competition 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (11–13/09/2026).
Bertempat di Box Arena, Jalan Pancasetia, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, kompetisi ini menjadi panggung adu kemampuan para pecinta basket dari berbagai kelompok usia.
Bukan hanya tim asal Kalimantan Selatan. Sejumlah peserta dari Kalimantan Tengah dan daerah lainnya di Kalimantan turut ambil bagian, membuat persaingan di lapangan semakin sengit.
Ketua Pelaksana Jerry The Police mengatakan, kompetisi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya menyukseskan dan mendorong perkembangan olahraga basket di Kalimantan Selatan.
“Acara yang diadakan pada hari Jumat hingga hari Minggu, tanggal 11 sampai 13 September ini. Kita mengadakan dalam rangka untuk mensukseskan Basket Provinsi Kalsel,” ujar Jerry, Minggu (13/09/2026).
Besarnya jumlah peserta, menjadi gambaran tingginya antusiasme terhadap olahraga basket di Kalsel.
Jerry menyebut, sebanyak 127 tim ambil bagian dengan total mencapai 578 peserta.
Baca Juga: Bukan Sekadar Air, Bantuan Lanud Sjamsudin Noor Jadi Penyejuk di Tengah Kemarau
Baca Juga: Karhutla Kembali Menyala di Pengayuan, Api Merambat dari RT 1 hingga RT 2
“Total pesertanya ada 578 orang,” katanya.
Menurutnya, antusiasme peserta sangat luar biasa. Kompetisi yang berlangsung hingga hari terakhir pun, menjadi ruang bagi para pemain untuk menguji kemampuan dan pengalaman bertanding.
Dari SD, SMP, SMA hingga Usia 40 Tahun
Pertandingan tidak hanya diperuntukkan bagi pemain dewasa. Panitia membuka kategori berdasarkan kelompok usia, sehingga peserta dari berbagai jenjang dapat ikut berkompetisi.
“Kategorinya dari mulai SD, SMP, kemudian SMA, umum dan kelompok umur 40,” jelas Jerry.
Format tersebut, sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda untuk merasakan atmosfer kompetisi sejak usia dini.
Di balik sengitnya persaingan, Jerry menyimpan target yang lebih besar. Kompetisi ini diharapkan menjadi salah satu pintu, untuk menemukan talenta-talenta potensial yang dapat dikembangkan menjadi pemain basket berprestasi.