Keluarga Siswa MTs Al Furqan Banjarmasin yang Tenggelam Mengaku Hancur, Wawali Janji Kawal Proses Hukum
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Di hadapan Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, Denny Irwan Saputra mengungkapkan perasaannya.
Duduk di tengah keluarga, warga Jalan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara ini menyatakan perasaan mereka hancur akibat meninggalkan seorang anggota keluarga dalam perkemahan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Furqan di kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin pada Minggu (6/9/2026).
Dua siswa tenggelam dalam kegiatan di Jalan Gubernur H Sarkawi, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut.
Mereka adalah Rizqi Adly Fakhrian dan M Farhan Alkatiri.
Baca juga: Belasan Orang Diperiksa, Polisi Telisik Kematian Siswa MTs Al Furqan Banjarmasin di Kemah Akbar
Baca juga: Kemenag Kalsel Belum Terima Kronologi Dua Siswa MTs Al Furqon Banjarmasin Tewas Saat Kemah Akbar
Pekerja sebuah perusahaan media massa di Kalsel ini pun menyatakan siswa lainnya trauma.
"Kalau kami sudah hancur," tambah Deny saat menerima kunjungan Wawali Ananda di rumah almarhum Rizqi pada Kamis (10/9/2026) malam.
Sebelumnya ayah almarhum menceritakan bahkan seorang siswa telah memberitahu kepada gurunya adanya dua teman mereka yang tenggelam.
Namun guru tersebut menyatakan hal tersebut tidak mungkin terjadi karena airnya dangkal.
Guru itu mengira siswa yang lapor bercanda.
Sementara seorang saksi yang juga hadir dalam pertemuan itu juga menyesalkan sikap guru yang tidak segera merespons laporan siswanya mengenai adanya peserta kemah yang tenggelam.
Dia mengaku mencoba menyelamatkan korban dengan melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yakni menekan dada korban agar Kembali bernapas.
Namun yang keluar dari mulut korban hanya air.
Kedua korban pun diangkut menggunakan mobil ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ansyari Saleh.
Namun jiwa mereka tetap tidak bisa diselamatkan.
Wawali menyatakan akan melaporkan perbincangan dan permasalahan ini kepada Wali Kota HM Yamin.
Dia pun menjanjikan akan memantau proses hukum karena tugas mereka sebagai pemerintah antara lain menjamin setiap warganya mendapatkan keadilan.