Ini Identitas Mayat di Kebun Karet Benua Tengah Tanah Laut
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI - Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Takisung bersama Tim Inafis Polres Tanah Laut (Tala) berhasil mengidentifikasi jasad pria yang ditemukan tergeletak di kawasan kebun karet Desa Benua Tengah, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Jumat (11/9/2026).
Korban dipastikan adalah Afni (41), warga Desa Kuringkit, Kecamatan Panyipatan, yang sempat dilaporkan hilang sejak Juni lalu.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui usai aparat kepolisian menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 09.00 WITA.
Lokasi penemuan berada di area perkebunan Waduk, Dusun 6 RT 7 Desa Benua Tengah, jalur arah menuju Desa Sungai Riam.
Kapolsek Takisung, AKP Duki, menjelaskan bahwa seusai menerima informasi warga, personel Polsek Takisung segera meluncur ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tanah Laut guna tindakan identifikasi awal.
"Jadi, informasi dari warga masyarakat menginformasikan kepada Kepolisian Sektor Takisung sekitar jam 09.00 pagi tadi. Dan selanjutnya dari anggota Polsek Takisung langsung datang ke TKP. Setelah itu, anggota Polsek langsung melaporkan ke Unit Pamapta Taktis dan Pamapta Polres Tanah Laut. Selanjutnya, dari anggota tersebut datang ke TKP, kita sama-sama untuk melakukan olah TKP dengan Inafis Polres Tanah Laut," ujar Duki.
Baca Juga Mayat di Kebun Karet Benua Tengah Tanah Laut adalah Warga Kuringkit yang Hilang Sejak Juni
Baca Juga Kebakaran di Sungai Jaranih HST Diduga dari Gudang, Kerugian Ditaksir Rp525 Juta
Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan data kependudukan, korban diketahui bernama lengkap Afni bin H. Abdan, lahir di Kandangan Baru pada 18 Juni 1985 (usia 41 tahun).
Korban berprofesi sebagai petanim! dan secara administratif bertempat tinggal di Desa Kuringkit RT 005 RW 002, Kecamatan Panyipatan, namun memiliki latar belakang kelahiran di Kandangan Baru.
Guna keperluan identifikasi medis serta mengetahui penyebab pasti kematian korban, jasad Afni langsung dievakuasi ke RSUD Hadji Boejasin Pelaihari untuk menjalani proses visum et repertum.
Pihak Polsek Takisung juga telah melaporkan seluruh hasil penanganan awal tersebut ke pimpinan Polres Tanah Laut. (Wartabanjar.com).