WARTABANJAR.COM, BATULICIN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu (Tanbu) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar  istigasah dan doa bersama dalam rangka memohon kemudahan menghadapi musim kemarau serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Kegiatan yang digelar pada Kamis (10/9/2026) di Ruang Terbuka Depan Masjid Al-Falah, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat tersebut menjadi momentum spiritual bagi pemkab dan masyarakat untuk bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Pada kesempatan itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif mengajak masyarakat memperkuat ikhtiar, kepedulian terhadap lingkungan, serta meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau dan potensi karhutla.

Baca juga: Cipta Kridatama Dukung Ketahanan Air Bersih Desa Mangkalapi Tanah Bumbu Lewat Pembangunan Embung

Baca juga: HUT ke-81 TNI, 1000 Pohon Mangrove Ditanam di Desa Muara Pagatan Tanah Bumbu

Andi Rudi Latif menilai kegiatan istigasah dan doa bersama tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian dalam menghadapi berbagai tantangan.

“Melalui kegiatan ini, mari kita memanjatkan doa agar Kabupaten Tanah Bumbu senantiasa diberikan keselamatan, keberkahan, perlindungan, serta kemudahan dalam menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Andi Rudi Latif.

Menurutnya, doa harus berjalan beriringan dengan ikhtiar nyata. 

Oleh karena itu, masyarakat diminta turut berperan aktif menjaga lingkungan, terutama lahan dan kawasan sekitar yang memiliki potensi terdampak kebakaran selama musim kemarau.

Sinergi Cegah Karhutla

Bupati menegaskan pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. 

Pemerintah daerah bersama seluruh unsur masyarakat perlu membangun kepedulian sejak dini agar potensi kebakaran dapat dicegah sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menjaga lahan dan kawasan sekitar, serta bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” katanya.