Saking Paniknya Nenek Norsehan Bisa Berlari, Korban Kebakaran Sungai Jaranih HST Tak Punya Baju Ganti
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Teriakan warga membuat Norsehan (62) tersentak dari dalam rumahnya di Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (10/9/2026) malam.
Saat keluar rumah, ia justru mendapati api sudah membesar dan melalap rumah warga di sekitarnya.
Dalam kondisi panik, Norsehan yang tinggal bersama anaknya langsung berlari menuju pahumaan atau sawah di belakang rumah.
Ketika kebakaran mulai merambat, pemilik rumah di bagian belakang permukiman tepatnya di pojok kanan ini mengaku tidak sempat memikirkan banyak hal selain menyelamatkan diri.
Baca juga: Kebakaran di Sungai Jaranih HST Diduga dari Gudang, Kerugian Ditaksir Rp525 Juta
Baca juga: Bupati HST Janjikan Bantuan Dana dan Permudah Urus Dokumen kepada Korban Kebakaran Sungai Jaranih
“Kawa berdiri langsung ke sawah belakang rumah. Aku kada kawa ke mana-mana lagi, kada kawa jua bediri banar. Jadi langsung bukah ke belakang ke padang sawah lalu baduduk,” cerita Norsehan saat ditemui wartabanjar.com, Jumat (11/9/2026).
Ia mengatakan hampir tidak ada barang miliknya yang sempat diselamatkan.
Pakaian yang dikenakannya saat ini menjadi satu-satunya pakaian yang terselamatkan.
“Aku selambar yang ada di awak ini pang. Duit sadikit kawa diselamatakan gasan belanja sehari-hari,” katanya.
Norsehan juga hanya sempat membawa beberapa barang seperti kelambu dan kain.
Sementara barang-barang rumah tangga lainnya tidak sempat diselamatkan.
Televisi dan kulkas miliknya ikut terbakar.
“TV mandah,” ujarnya singkat, menggambarkan barang tersebut sudah tidak dapat diselamatkan dari kobaran api.
Di tengah kepanikan itu, sang anak masih berusaha menyelamatkan barang yang memungkinkan dibawa keluar rumah seperti padi hasil panen.
Setelah kebakaran, rumah Norsehan sudah tidak lagi dapat ditempati.
Untuk sementara, ia memilih bermalam di rumah anaknya yang masih berada di kawasan tersebut dan tidak terdampak kebakaran.
Bagi Norsehan, kejadian itu berlangsung begitu cepat.