Dari semula hanya berada di dalam rumah, ia tiba-tiba harus berlari menuju sawah karena kobaran api sudah membesar di sekitar permukiman.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.50 Wita itu berdampak terhadap 12 bangunan di Desa Sungai Jaranih. 

Sembilan bangunan terbakar hingga 100 persen, sedangkan tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan sekitar 15 sampai 30 persen.

Berdasarkan data kepolisian, api diduga berasal dari gudang milik H.A sebelum kemudian merambat ke rumah warga lainnya. Kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp525 juta.

Peristiwa tersebut berdampak terhadap 31 jiwa dari 11 kepala keluarga. 

Sejumlah warga juga kehilangan dokumen kependudukan dan barang-barang lainnya karena ikut terbakar.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Api telah berhasil dipadamkan dan proses pembasahan dilakukan petugas gabungan untuk memastikan lokasi aman.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (wartabanjar.com)