Bupati HST Janjikan Bantuan Dana dan Permudah Urus Dokumen kepada Korban Kebakaran Sungai Jaranih
WARTABANJAR.COM, BARABAI – Bantuan untuk warga terdampak kebakaran di Kudung, Desa Sungai Jaranih, Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terus diupayakan pemerintah daerah.
Namun, dokumen kependudukan yang ikut terbakar menjadi salah satu kendala dalam penyaluran bantuan lanjutan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati HST Samsul Rizal saat meninjau lokasi dan menemui warga terdampak, Jumat (11/9/2026) siang.
Selain melihat kondisi korban, Bupati menyerahkan bantuan sebagai penanganan awal bagi warga yang terkena musibah.
Bantuan disiapkan oleh Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST.
Baca juga: 12 Bangunan Terbakar di Sungai Jaranih HST, 6 Siswa Terdampak
Baca juga: 1.000 Pohon Ditanam di Kolam Regulasi Mandingin HST, Bukan Sekadar Hijaukan Kawasan
Pemerintah kabupaten masih menyiapkan bantuan lanjutan, termasuk dana bagi warga yang memenuhi persyaratan administrasi.
Oleh karena dokumen kependudukan seperti KTP ikut terbakar, sebagian korban belum dapat membuka rekening bank.
“Pemerintah daerah tentunya tidak hanya diam diri, kami datang ke lokasi untuk membantu warga yang terkena bencana,” ujar Samsul Rizal.
Samsul Rizal meminta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membantu korban kebakaran mendapatkan dokumen.
Setelah dokumen dan pembukaan rekening selesai, bantuan dana dari pemerintah bisa segera disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya.
Salah satu korban, H. Anwar, menyampaikan terima kasih atas kedatangan Bupati HST.
Menurutnya, kehadiran langsung pemerintah daerah di lokasi menjadi dukungan bagi warga yang tengah menghadapi kondisi setelah musibah.
Kebakaran di Desa Sungai Jaranih tersebut berdampak terhadap 31 jiwa dari 11 kepala keluarga.
Dari 12 bangunan yang terdampak, sembilan bangunan terbakar 100 persen, sementara tiga bangunan lainnya mengalami kerusakan sebagian.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Sementara penyebab kebakaran dalam penyelidikan dan total kerugian masih dalam pendataan. (wartabanjar.com)