Meski begitu, produksi terus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pemadaman di sejumlah wilayah.

“Hari ini juga kita mengirim cairan ini satu ton ke Kalimantan Tengah, dan ini akan terus berlanjut,” tuturnya.

”Penggunaan cairan tersebut juga menjadi salah satu upaya kita dalam pemadaman karhutla, khususnya pada lahan gambut yang memerlukan perlakuan khusus,” pungkasnya. (wartabanjar.com)