Tak Hanya Padamkan Karhutla, Petugas di Guntung Damar Banjarbaru Juga Dapat Perhatian Medis
WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Di tengah kepungan asap dan aktivitas pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Guntung Damar, Landasan Ulin Utara, Kota Banjarbaru, kondisi kesehatan para petugas menjadi perhatian.
Di Posko Lapangan 1, Jalan Tegal Arum, sejumlah tenaga kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan kepada petugas, yang berjibaku melakukan pemadaman karhutla.
Salah satunya dari Puskesmas Guntung Payung. Perawat Puskesmas Guntung Payung, Sigit Dwi Nugroho, mengatakan pihaknya mendapat tugas untuk membantu pelayanan kesehatan di posko tersebut sejak Senin hingga Sabtu.
“Kalau kami khusus shift pagi, mulai pukul 08.00 sampai 15.00 Wita. Ada dua orang setiap harinya,” ujar Sigit saat ditemui di Posko Lapangan 1, Kamis (03/09/2026).
Menurutnya, pelayanan kesehatan ini menjadi bagian dari dukungan bagi para petugas yang berada di lapangan.
Puskesmas Guntung Payung membawa sejumlah perlengkapan, seperti obat-obatan, peralatan P3K hingga ambulans.
Selama bertugas, keluhan kesehatan yang cukup sering ditangani adalah ISPA dan kelelahan.
“Biasanya gangguan ISPA, infeksi saluran pernapasan atas. Ada juga yang mengalami kelelahan,” katanya.
Baca Juga: Rumah Kosong di Depan JPOK ULM Banjarbaru Terbakar, Api Sempat Membesar
Baca Juga: Donor Darah di Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan Sekarpura
Petugas yang datang kemudian diberikan obat sesuai keluhan, serta vitamin untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama menjalankan tugas.
Meski posko tersebut diprioritaskan untuk petugas pemadam karhutla, masyarakat sekitar yang membutuhkan pertolongan juga dimungkinan mendapatkan pelayanan.
“Tidak menutup kemungkinan jika ada warga sekitar yang memang perlu, bisa kita bantu,” jelas Sigit.
Jika kondisi warga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya akan mengarahkan pasien ke Puskesmas Guntung Payung.
Sementara itu, pelayanan rutin di Puskesmas Guntung Payung tetap berjalan seperti biasa, yakni Senin hingga Sabtu pada pagi hingga siang hari.
Sigit berharap penanganan karhutla di Banjarbaru segera berakhir, sehingga para petugas yang selama ini bekerja di lapangan dapat kembali beristirahat dengan lebih baik.