WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar mencatat 4.391 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) per 30 Agustus 2026.

Peningkatan kasus paling menonjol terjadi di wilayah Gambut, Kertak Hanyar, dan Sungai Tabuk.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kabupaten Banjar, Hj Anita Yuniana mengatakan, ISPA tidak hanya berkaitan dengan paparan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Untuk ISPA ini juga sebenarnya penyebabnya berasal dari bakteri, kemudian virus influenza, juga terkait dengan pola hidup, kebersihan,” ujarnya, Selasa (01/09/2026). 

Meski begitu, peningkatan kasus memang terlihat di sejumlah wilayah yang menjadi perhatian Dinkes Kabupaten Banjar.

“Gambut, Kertak Hanyar, sama Sungai Tabuk. Sebenarnya ada Sungai Tabuk 1 sama Sungai Tabuk 2, cuma yang lebih banyak itu di Sungai Tabuk 1,” katanya.

Anita menyebut, kasus ISPA saat ini lebih banyak terjadi pada kelompok dewasa.

Di sisi lain, ia menambahkan wilayah seperti Karang Intan belum menunjukkan peningkatan kasus yang signifikan.

Baca Juga: Penata Rias Tewas di Kelurahan Jawa Kabupaten Banjar, Polisi Dalami Indikasi Curas

Baca juga: Kronologi Dugaan Pembunuhan di Kelurahan Jawa Kabupaten Banjar, Penata Rias 70 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah

”Kondisi salah satunya berkaitan dengan paparan asap yang tidak terlalu terasa di wilayah tersebut,” bebernya. 

Peningkatan kasus tersebut diikuti langkah pencegahan untuk memantau perkembangan ISPA, sekaligus mengurangi risiko paparan di lingkungan masyarakat.

“Untuk Dinas Kesehatan juga sudah melakukan surveilans, kemudian mendistribusikan masker ke sekolah, juga ke faskes, puskesmas-puskesmas,” ungkapnya.

Meski hingga saat ini belum menerima laporan, adanya pasien ISPA yang harus menjalani rawat inap dari puskesmas.

Anita tetap meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak, terutama di tengah kondisi udara yang masih dipengaruhi asap.

“Kalaupun harus keluar rumah, menggunakan masker serta menjaga kebersihan, mencukupi kebutuhan air putih, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami sakit,” pesannya. (wartabanjar.com)