WARTABANJAR.COM, BARABAI – Sungai Barabai yang mengalami pendangkalan setelah beberapa kali diterjang banjir, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan.

Pendangkalan tersebut dinilai turut membuat aliran sungai lebih mudah meluap, ketika hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Barabai dan sekitarnya.

Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan pengerukan sedimentasi untuk memperdalam kembali aliran Sungai Barabai. Penanganan tersebut ditargetkan dilakukan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu dekat kita akan lakukan penanganan. Sungai Barabai ini akan dikeruk agar lebih dalam, sehingga pada musim hujan ke depan dapat mengurangi bencana banjir,” ujar Samsul saat memantau aliran Sungai Barabai, Senin (31/08/2026).

Untuk tahap awal, pengerukan akan difokuskan pada aliran sungai dari Desa Pajukungan hingga wilayah Munti.

Menurut Samsul, kawasan tersebut memiliki sejumlah titik yang mengalami pendangkalan sehingga perlu segera ditangani sebelum memasuki musim hujan.

“Di wilayah tersebut sangat banyak titik pendangkalan dan akan segera kita tangani,” jelasnya.

Baca Juga: 11 Kasus Narkoba HST Berhasil Diungkap, Kerja Lintas Fungsi Tim Sulangking

Baca Juga: 12 Tersangka Narkoba di HST Bukan Hanya Pemakai, Satu Residivis

Penanganan kemudian direncanakan berlanjut ke aliran Sungai Barabai dari Pajukungan menuju Jaranih, hingga bagian ujung sungai.

Samsul mengatakan, kondisi sungai yang saat ini sedang surut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk melakukan penanganan lebih cepat.

“Ini usaha pemerintah daerah memanfaatkan kondisi sungai yang saat ini sedang surut. Akan secepatnya kami tangani,” pungkasnya. (wartabanjar.com)